Rabu, 26 Desember 2012

keberpihakan semu=pencitraan

ini dia bro.......lagi-lagi antara banjarnegara-jogjakarta jalanannya menyimpan banyak tema kehidupan tak hanya caut marutnya aspal yang mengelupas, keganasan para pengguna jalan, dll bahkan aa juga pelajaran tentang politiknya sob.....

sebelumnya ane jelasin apa itu politik
poli= banyak+ ti dari asal kata titik jadi bisa disimpulkan politik adalah banyak titik-titik kaya waktu ujian di sekolah sob
kalo yang pinter titik2 tsb bisa di isi dg tepat tapi bagi yang IQ jongkok sama saja dengan mengarang bebas dan hasil'y bisa saja bener bisa juga salah atau nyleweng atau amburadul

sedangkan pelaku politik di sebut politikus
poli=banyak+ tikus jadi artinya banyak tikus atau kumpulan para tikus secara harfiah bisa di bilang gt hehehehe
jadi di senanyan sono adalah kumpulan para tikus makanya gak heran serakahnya minta ampun sob..
tikus berdasi emang ga menggerogoti tulang atau makanan sisa seperti tikus pada umumnya tapi menggerogoti kehidupan rakyat dan negara bro membunuh dengan cara perlahan

kembali lagi ke topik yaitu jalan antara jogjakarta dan DIY
ane beberapa kali lihat tulisan kaya gni bro
"terimakasih kepada para wakil rakyat dari fraksi xxx di DPR RI yang dengan bijak menolak kenaikan BBM"
trus ada lagi kaya gni gan
"kami fraksi partai XXX menolak kenaikan TDL (tarif dasar listrik). PLN yang salah kok rakyat yang hars tanggung"

tuh sob contoh di atas adalah fakta...
hati2 sob itu cuma pencitraan dalam menghadapi pemilu 2014
bukanya berrasangka buruk tapi kenyataan di negri ini bro..
logikanya adalah dalam politik itu pasti ketat persaingan sedangkan dalam persaingan gak ada yang mau ngakuin kebobrokan karena ga ada yang bersaing menuju kekalahan.
tapi caranya ga usah pake pencitraan biar rakyat aja yang menilai ga usah berbangga diri kaya gitu untuk menutupi kebobrokan wahai bapak yang berdasi...
rakyat itu punya hati dan punya rasa jadi bisa menilai pak....

sialhakan berpolitik tapi jangan korbankan rakyak oke!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar