keberpihakan semu=pencitraan
ini
dia bro.......lagi-lagi antara banjarnegara-jogjakarta jalanannya
menyimpan banyak tema kehidupan tak hanya caut marutnya aspal yang
mengelupas, keganasan para pengguna jalan, dll bahkan aa juga pelajaran
tentang politiknya sob.....
sebelumnya ane jelasin apa itu politik
poli= banyak+ ti dari asal kata titik jadi bisa disimpulkan politik adalah banyak titik-titik kaya waktu ujian di sekolah sob
kalo yang pinter titik2 tsb bisa di isi dg tepat tapi bagi yang IQ
jongkok sama saja dengan mengarang bebas dan hasil'y bisa saja bener
bisa juga salah atau nyleweng atau amburadul
sedangkan pelaku politik di sebut politikus
poli=banyak+ tikus jadi artinya banyak tikus atau kumpulan para tikus secara harfiah bisa di bilang gt hehehehe
jadi di senanyan sono adalah kumpulan para tikus makanya gak heran serakahnya minta ampun sob..
tikus berdasi emang ga menggerogoti tulang atau makanan sisa seperti
tikus pada umumnya tapi menggerogoti kehidupan rakyat dan negara bro
membunuh dengan cara perlahan
kembali lagi ke topik yaitu jalan antara jogjakarta dan DIY
ane beberapa kali lihat tulisan kaya gni bro
"terimakasih kepada para wakil rakyat dari fraksi xxx di DPR RI yang dengan bijak menolak kenaikan BBM"
trus ada lagi kaya gni gan
"kami fraksi partai XXX menolak kenaikan TDL (tarif dasar listrik). PLN yang salah kok rakyat yang hars tanggung"
tuh sob contoh di atas adalah fakta...
hati2 sob itu cuma pencitraan dalam menghadapi pemilu 2014
bukanya berrasangka buruk tapi kenyataan di negri ini bro..
logikanya adalah dalam politik itu pasti ketat persaingan sedangkan
dalam persaingan gak ada yang mau ngakuin kebobrokan karena ga ada yang
bersaing menuju kekalahan.
tapi caranya ga usah pake pencitraan biar
rakyat aja yang menilai ga usah berbangga diri kaya gitu untuk menutupi
kebobrokan wahai bapak yang berdasi...
rakyat itu punya hati dan punya rasa jadi bisa menilai pak....
sialhakan berpolitik tapi jangan korbankan rakyak oke!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar